Waqaf Sebagai Pondasi Ekonomi Pattani

Ayo Berbagi!
Imam Nur Azis sebagai Pembicara Mewakili Indonesia dalam  1st International Waqaf Forum
Imam Nur Azis sebagai Pembicara Mewakili Indonesia dalam 1st International Waqaf Forum

SwaraSenayan.com. Sebagai tindak lanjut MoU pendirian Asean Halal Mall, oleh para pebisnis yang berasal dari negara-negara di ASEAN melakukan pertemuan pada tanggal 26-27 Maret 2016 di Pattani, Thailand, baru-baru ini telah digelar 1st International Waqaf Forum dengan mengundang pembicara dari Saudi Arabia, Kuwait, Qatar, Turki, Malaysia dan Indonesia.

“Alhamdulillah ini kali kedua saya ke Pattani Thailand. Kalau yang pertama dulu dalam rangka MoU pendirian Asean Halal Mall, maka kali ini adalah 1st International Waqaf Forum. Perjalanan saya ibarat merajut mimpi besar sebagaimana konon dahulu Pattani adalah kerajaan yang besar di Nusantara ini,” demikian disampaikan Imam Nur Aziz, Direktur PT Alwyni International Capital yang mewakili Indonesia dalam forum yang digelar di Pattani, Thailand (22/8/2016).

“Mungkinkah sejarah keemasannya bisa dipergilirkan lagi? Semua pembicara sepakat waqaf bisa menjadi pondasi pembangunan ekonomi dan ummat,” terang Imam.

Kesepakatan inilah, menurut Imam, yang akan menjadi bahan bakar bagi kaum muslim Pattani untuk lebih yakin membangun proyek Pattani Jaya yang akan didirikan diatas 600 hektar dengan berbagai fasilitas seperti Rumah Sakit, mall, sport center, town house, masjid, sekolah, universitas dan islamic center. Proyek senilai 90 juta dolar ini inisiatif dari Yayasan Madinahtussalam yang dipimpin seorang ulama kharismatik Dr. Ismail Lutfi.

“Beliau lah yang menghadirkan 500 peserta seluruh Thailand dari berbagai elemen masyarakat yang merupakan anggota berbagai koperasi syariah. Wakaf yang dirintis yayasan ini unik karena sebagian pembangunannya juga dengan proyek komersial digawangi Pattani Jaya Commercial Pte Ltd.,” jelas Imam.

Setelah seminar internasional semua peserta mengadakan workshop untuk menindaklanjuti berbagai masukan dari para pembicara. Sore harinya, wakil dari seluruh pimpinan masyarakat yang hadir membuat deklarasi untuk menjadikan wakaf sebagai bagian perjuangan sehari-hari untuk mewujudkan proyek Pattani Jaya.

Selain itu, Imam meminta ada desakan agar Pemerintah memberikan ruang bagi konsep waqaf ini termasuk adanya lembaga waqaf dan agar pembayaran waqaf tunai dapat mengurangi pajak negara. “Luar biasa beratnya perjuangan mereka ya,” ujarnya.

Manfaat waqaf produktif akan terus diperjuangkan dan komitmen itulah yang sudah digaungkan dari forum waqaf international. Bersyukurlah kita yang sudah memiliki Badan Wakaf Indonesia (BWI) dengan berbagai UU terkait Ziswaf.

“Mari doakan kita bisa sinergi menapaki jalan yang sudah diajarkan Rasulullah bahwa waqaf sebagai instrumen pembangunan ummah ini agar amalan kita tetap bermanfaat meski jasad ini sudah tidak di dunia,” terang Imam.

Bagi yang ingin wakaf tunai pembebasan tanah proyek Pattani Jaya, Imam mengajak masyarakat Indonesia untuk mendukung proyek ini dengan 1 meter persegi senilai 700 baht (1 baht=Rp 350 – Rp 400). ■dam

Ayo Berbagi!