Eki Pitung: Stop Jadikan Rumah Ibadah Sebagai Komoditas Politik

Ayo Berbagi!

IMG-20160313-WA0057

SwaraSENAYAN.com. Tokoh Betawi yang sekaligus bakal calon gubernur DKI Jakarta dari jalur perseorangan, Muhammad Rifki, atau yang akrab disapa “Eki Pitung” menghimbau para kandidat calon gubernur (Cagub) stop  bermain Isu seputar Rumah Ibadah. Sebab, baru-baru ini telah muncul isu seputar pengusuran rumah ibadah makam luar batang, Penjaringan, Jakarta Utara.

“Bakal calon pilkada janganlah memainkan isu penggusuran rumah ibadah makam luar batang,” kata Eki pada SwaraSENAYAN (29/3).

Dia meminta kedua  belah pihak yakni tim pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan tim Yusril Ihza Mahendra atau tim Cagub mana pun, untuk berhenti membahas dan membawah isu kedalam urusan politik.

“Itu rumah ibadah dan situs budaya Betawi, jangan dijadikan komoditas politik. Ini persoalan sensitif yang akan memecah belah ummat dibawah. Memangnya sudah kehabisan isu,” ujar Eki.

Generasi Ketiga dari Legenda Betawi “Si Pitung” ini menegaskan, berdasarkan fakta sejarah, permukiman kampung luar batang adalah makam keramat atau tempat yang berkaromah tinggi. Karena di makam itu Waliallah atau Aulia yang memiliki karomah ulama besar menjalankan ibadahnya dan menyebarkan siar Islam.

“Saya juga meminta pak Ahok dan pak Yusril menghentikan isu tersebut, dan sebagai putra Betawi saya  menjamin tidak akan ada makam atau masjid yang akan di gusur,” katanya.

Selain itu, Eki juga menghimbau aparatur Pemda agar jangan memancing-mancing masyarakat dalam situasi seperti ini, jangan ada istilah ingin menggusur lingkungan masjid itu atau rumah-rumah disekitar kampung Luar Batang.

“Pemda harus ingat tempat itu bersejarah,  jika digusur itu namanya menghilangkan masyarakat tradisional dan sejarah peradaban Islam Jakarta terhadap masjid dan makam tersebut, saya tidak setuju itu, ” ujar Eki.

Pria yang khas dengan Peci Merah nya ini mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga lokasi  masjid Luar Batang dengan hati yang sejuk. Kemudian, selalu mendoakan agar destinasi wisata tersebut terus mendapat perhatian dari pemerintah sebagai kawasan wisata religius jika perlu pemda seharusnya membuat indah dan asri tempat tersebut mari bersama saling menjaga dan lebih baik para kandidat bicara adu program-program Reinstra Jakarta untuk lebih baik dan lebih bermanfaat buat masyarakatnya. ■mtq

Ayo Berbagi!