Oleh: Burhan Rosyidi

SwaraSENAYAN.com. Sebut saja Kapital Global yang tumbuh besar di RI sebagai: DRAGON.

Sebut saja Kapital Global yang tumbuh besar di RRC sebagai: LIONG.

Sebut saja Kapital Domestik, yang alumni BLBI sebagai tulang punggungnya, sebagai: BUAYA.

Semangat dari ketiga kekuatan kapital termaksud itu, baik Dragon, Liong mau pun Buaya, semuanya sama-sama penuh nafsu Dominasi-Eksploitatif di setiap kegiatan mendulang sumberdaya.

Barangkali, yang berbeda antara ketiganya termaksud itu, hanya lah pada Strategik-Taktik hingga Modus Operasinya saja dalam mengumbar nafsunya yang Dominasi-Eksploitatif.

Dan, adalah sebuah realitas bahwa Dragon, yang segala sepak terjangnya disangga oleh Buaya, telah lama mapan mengangkangi nyaris seluruh sumberdaya yang tersedia di seantero RI.

Nah, sekarang ini,” situasi objekti”f yang berkembang di RI, baik Sosial-Politik mau pun Sosial-Ekonomi, tampak makin optimum bagi tumbuh dan berkembangnya opini yang berkekuatan membangun mindset segenap rakyat RI sehingga, tak disadarinya, tiba-tiba sikap segenap rakyat RI sudah berada pada posisi sebagai pagar betis yang membentengi Sang Dragon dari tekanan Sang Liong yang makin merangsek ingin menggusur Sang Dragon dari posisi mapannya di RI.

Sedangkan Sang Buaya, dengan nafsu Oportunisnya, sibuk berlomba-lomba saling berebut posisi sebagai fungsi penyangga bagi Kapital Global, yang berhasil memenangkan pertarungan termaksud itu, atas segala kegiatannya mendulang sumberdaya yang tersedia di seantero RI.

Oleh karenanya, Eling lah selalu dan Waspada, Tetap Terus Bulatkan Tekad, jangan lah sekali-kali meninggalkan amanah Pembukaan UUD 1945 di dalam berbangsa-bernegara. ■