Prestasi Menurun, Menpora Didesak Merestrukturisasi Deputi Prestasi Olahgraga

Ayo Berbagi!

menpora

SwaraSenayan.com. Menpora didesak untuk merombak struktur internal kementeriannya, yaitu Deputi Prestasi Olahraga. Pos jabatan tersebut harus diganti dengan orang-orang yang lebih kompeten.

Demikian ditegaskan salah satu Pimpinan Kolektif Relawan Nasional Koalisi 40 Ormas Kepemudaan untuk Jokowi JK (KOPI JOKJA), M Rafik Perkasa Alamsyah yang juga Ketua Umum Barisan Muda Merah Putih.

“Menurut analisa kami Deputi Prestasi Olahraga yang ada di internal Kemenpora ini gagal dalam melaksanakan tugasnya dalam upaya untuk meningkatkan prestasi olahraga yang mengakibatkan kegagalan Indonesia dalam ajang SEA GAMES 2017 lalu,” ujarnya Rafik kepada SWARA SENAYAN (10/10/2017).

Rafik menilai, kalau ada yang mengatakan bahwa alasan kegagalan prestasi olahraga itu karena dana anggaran olahraga itu minim dikeluarkan pemerintah, itu salah, karena pengajuan anggaran tersebut kan dari usulan deputi di lingkungan Kemenpora.

“Yang tahu kebutuhan atlet dan masing-masing bidang olahraga kan mereka yang ada di Deputi Prestasi Olahraga,” ujar Rafik.

Karena itu, pihaknya selaku bagian dari relawan nasional Jokowi – JK menyayangkan ada yang menyalahkan presiden berkaitan dengan kegagalan prestasi olahraga indonesia karena keterbatasan anggaran olahraga yang minim dan proses birokrasi keuangan pemerintah.

“Kegagalan Indonesia dalam meningkatkan prestasi olahraga ini menjadi catatan khusus buat relawan nasional Jokowi – JK dan meminta supaya Menpora mengambil tindakan tegas untuk membenahi internal organisasinya,” desaknya.

Pihaknya pernah melakukan investigasi di internal deputi yang membidangi olahraga termasuk Deputi Prestasi Olahraga, bahkan dengan melakukan test pengajuan proposal kegiatan olahraga di daerah untuk memperbanyak event olahraga di internal masyarakat sehingga ke depan bisa didapatkan atlet-atlet berkualitas.

“Tapi apa daya, hasilnya proposal yang diajukan sudah lebih 4 bulan tidak ada jawaban bahkan kami dibuat repot dengan berbagai macam alasan prosedural birokrasi,” keluh Rafik.

Karena itu, hasil dari investigasi ini, menurut Rafik memang perlu dilaksanakan restrukturisasi internal deputi olahraga terutama Prestasi Olahraga.

“Kasian atlet dan cabang olahraga serta organisasi masyarakat yang peduli dengan Olahraga. Kami minta Menpora segera melakukan tindakan untuk membenahi,” ujar Rafik dengan tegas. *SS

 

Ayo Berbagi!