Tokoh Pemuda Dan KNPI Sulbar Sambut Opimis IKN Baru Sabagai Arus Perubahan Besar

oleh -7 Dilihat
oleh
banner 468x60

SwaraSenayan.com – Keputusan pemerintah menetapkan ‘Nusantara’ sebagai nama Ibu Kota Negara baru yang terletak di Kalimantan Timur mendapat respons beragam dari masyarakat. Penetapan Nusantara sebagai nama ibu kota baru telah melalui pertimbangan panjang oleh pemerintah.

Komentar terkait Ibu Kota Negara juga datang dari Tokoh Pemuda Sulawesi Barat yaitu Ketua DPD KNPI Sulbar, Panji Bayu Widodo dan Ketua DPD II KNPI Kabupaten Mamuju yang menilai bahwa IKN harus didukung sebagai gagasan menuju perubahan yang lebih baik.

banner 336x280

“IKN harus sama-sama kita dukung, bagi kita orang timur konsep pemindahan ibu kota baru ini adalah sebuah jalan perubahan yang dilakukan oleh pemerintah yang harus kita support Bersama,” kata Panji Bayu Widodo dalam keterangan tertulisnya kepada redaksi SwaraSenayan.com, pada Senin (24/1).

Panji mengingatkan Indonesia adalah negara yang terdiri dari berbagai pulau dan berbagai macam suku, Bahasa, budaya dan agama, sehingga sangat tidaklah elok jika ada segelintir orang yang mencoba melakukan kritik kepada pemerintah namun dengan narasi yang menyudutkan satu suku atau daerah tertentu.

“Bagi kami, orang-orang cerdas itu tidak akan pernah menyebarkan hal-hal yang bisa memecah belah bangsa, masyarakat Indonesia haruslah berfikir terbuka dan menjujung tinggi persatuan. Sejak dulu kita sudah kenal Transmigrasi, yang membawa orang luar pulau masuk ke daerah tertentu, dan kita tidak perlu paranoid dengan hal seperti itu,” jelas Panji Bayu Widodo.

Hal senada juga diungkapkan Ketua DPD II KNPI Kabupaten Mamuju, Asruddin yang menegaskan bahwa dalam rencana pembanguanan IKN, perlu kita semua berfikir positif, dan yakin bahwa IKN yang digagas hari ini adalah investasi untuk generasi anak-cucu kita nantinya.

“Jadi bukan hanya untuk hari ini namun lebih kepada generasi kita yang akan datang, untuk anak-cucu kita, IKN dengan nama Nusantara itu sudah sangat tepat bagi bangsa kita dan menjadi perekat dan kokohnya Bhinneka Tunggal Ika,” ucap Asruddin yang juga akrab disapa Carli ini saat dihubungi terpisah melalui telepon selulernya.

Sebagai pemuda, menurut Asruddin, haruslah cekatan dan mampu melihat peluang dari setiap arus besar perubahan yang akan terjadi. Pemuda harus di garda terdepan, memastikan setiap perubahan membawa dampak dan pengaruh baik, bukan membiarkan perubahan menyeret kita ke arah kemunduran.

“Harus optimis pada setiap perubahan, semakin deras arus perubahan, maka dampak kebaikannya juga harus banyak kita dapatkan. Di setiap arus perubahan seperti ini, termasuk pemindahan IKN, peran dan kemampuan pemuda selalu teruji dan terbukti,” ungkap Carli. *Adi

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.