PEKAT IB: Usut Tuntas Dugaan Korupsi Dana Masjid Agung Palopo

SwaraSenayan.com. Ditengah maraknya kasus korupsi, baik ditingkat nasional maupun regional semakin mejadi-jadi. Seolah tak ada henti-hentinya menyelesaikan persoalan makan uang haram ini.

Baru baru ini muncul kabar dari Kota Palopo, sehingga membuat kaum yang pedulipun angkat bicara.

Sosialisman Hidayat Hasibuan selaku Ketua Infokom Pekat IB, meminta Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Umar Septono mengusut tuntas kasus dugaan korupsi pengelolaan dana hibah untuk Masjid Agung Kota Palopo.

“Kasus dugaan korupsi dana Masjid di Kota Palopo saat ini sangat meresahkan masyarakat. Di sini ujian Kapolda Sulsel untuk mampu menangani masalah kasus tersebut sampai tuntas serta tranparan,” ujarnya kepada wartawan di Makassar, Senin (12/2/2018).

Tim penyidik Ditreskrimsus Polda Sulsel menetapkan tiga tersangka, tersangkut kasus dugaan korupsi pengelolaan dana hibah untuk Masjid Agung Kota Palopo. Tiga tersangka diantanya Ketua Yayasan yang mengelola, kemudian rekanan dan berlanjut ke Konsultan proyek tersebut.

Dana hibah yang diperuntukan untuk pembangunan masjid Agung Palopo itu, sebesar Rp 5 miliar, di tahun 2008-2015.

Lisman menerangkan, banyaknya kasus korupsi di Sulawesi Selatan merupakan tantangan bagi Kapolda Sulsel Irjen Pol Umar Septono.

“Pelaku dan otak dugaan Korupsi Masjid Agung Palopo bisa dipenjarakan sesuai harapan masyarakat. Masjid merupakan tempat ibadah yang sangat suci yang perlu dijaga bersama terutama umat Islam lalu kalau sampai dana Masjid dikorupsi ini sungguh sangat keterlaluan sekali dan memalukan,” pungkasnya.*AZ