Oleh: Burhan Rosyidi

SwaraSENAYAN.com Bila sekarang ini memang menggulir sebuah PERUBAHAN, maka akan cenderung hanya ada dua kemungkinan arah PERUBAHAN, yakni meninggalkan sama sekali amanah PEMBUKAAN UUD 1945 atau sebaliknya kembali lagi ke amanah PEMBUKAAN UUD 1945.

Dan, sementara itu, dalam “situasi objektif” yang menggulir sekarang ini, baik yang ambil arah meninggalkan sama sekali amanah PEMBUKAAN UUD 1945 atau pun sebaliknya yang ambil arah kembali lagi ke amanah PEMBUKAAN UUD 1945, maka berlangsungnya PERUBAHAN dari keduanya akan cenderung sama sama dengan jalan REVOLUSI.

Jadi, sekarang ini, berlangsungnya PERUBAHAN, dengan jalan REVOLUSI bukan lah HARAPAN, KEINGINAN atau pun PILIHAN. Namun, lebih hanya sekadar merupakan KONSEKUENSI saja dari bila memang terjadi PERUBAHAN sekarang ini. ■